Gerakan Literasi Perempuan Muhammadiyah Pendidikan sebagai Kunci Pemberdayaan dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

Ashiva Heliena Rahmadani

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian yang mengkaji gerakan literasi perempuan Muhammadiyah dalam konteks pendidikan dan pemberdayaan. Penelitian ini menggunakan metode literatur dengan menelaah dari berbagai sumber tertulis seperti jurnal, buku maupun laporan organisasi untuk menelusuri strategi serta dampak dari gerakan literasi tersebut. Pemberdayaan perempuan menjadi usaha untuk mengatasi ketidakseimbangan gender dan mendukung pembinaan bangsa, terutama di dalam bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan dan sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan Muhammadiyah secara konsisten berperan penting untuk meningkatkan akses pendidikan, memajukan kesadaran kritis, serta mengoptimalkan kemampuan individu dan kolektif dengan melalui gerakan literasi yang terpadu berdasarkan nilai-nilai islam dan semangat kemajuan. Pendidikan ditetapkan sebagai alat utama dalam proses pemberdayaan baik di dalam konteks formal, melainkan juga melalui pengembangan komunitas, pelatihan keterampilan, dan advokasi sosial menandakan bahwa literasi bukan semata-mata hanya terfokus pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mejadi dasar tranformasi sosial yang efisien. Penemuan ini menegaskan betapa pentingnya mengoptimalkan gerakan literasi yang berfokus pada nilai dan komunitas dalam rangka pemberdayaan perempuan dan untuk membangun masyarakat yang adil.


Keywords


Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan, Muhammadiyah, Pendidikan, Literasi

Full Text:

PDF

References


Damanik, O. A. (2018). Kesetaraan Gender Dalam Pandangan Islam. Jurnal Al-Maqasid, 4(1), 71–83.

Kholisatun, N., Ratna Pratiwi, F., & Nurhakim, M. (2024). Aisyiyah Dan Pemberdayaan Perempuan Dalam Upaya Kesetaraan Gender. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 2(3), 306–319. https://doi.org/10.59059/al-tarbiyah.v2i3.1272

Lestari, H. (2020). Peran Muhammadiyah Dalam Pemberdayaan Permempuan. 1(4), 341–347.

Muhammad Sungaidi. (2017). Aisyiyah Organisasi Perempuan Modern-FDK. Jurnal Manajemen Dakwah., 3(1), 34–43.

No, V. (2025). Muhammadiyah dan Pemberdayaan Perempuan : Pandangan Muhammadiyah Terhadap Isu Perempuan. 3(1), 34–41.

Sugitanata, A., Hasan, F., Kurniawan, M. R., & Aminah, S. (2024). Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Islam Progresif Suud Sarim Karimullah: Analisis Strukturalisme dan Implikasinya. Muadalah, 12(1), 1–13. https://doi.org/10.18592/muadalah.v12i1.12151

Susilo, A. (2016). Model Pemberdayaan Masyarakat Perspektif Islam. FALAH: Jurnal Ekonomi Syariah, 1(2), 193–209. https://doi.org/10.22219/jes.v1i2.3681

Zainal Abidin. (2015). Kesetaraan Gender dan Emansipasi Perempuan dalam Pendidikan Islam. Jurnal Ilmu Pendidikan, 12(01), 2–3.




DOI: https://doi.org/10.6181/jpie.v1i2.185

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Ashiva Heliena Rahmadani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.